Metabolisme adalah proses tubuh mengubah makanan menjadi energi untuk menjalankan berbagai fungsi, mulai dari bernapas hingga tumbuh dan berkembang. Pada anak, metabolisme berperan penting karena tubuh membutuhkan energi untuk pertumbuhan tulang, perkembangan otak, dan aktivitas sehari-hari.
Namun, meningkatkan metabolisme anak bukan berarti membuatnya membakar kalori sebanyak mungkin. Tujuan utamanya adalah mendukung pertumbuhan yang sehat dan mencegah stunting.
Berikut yang harus dilakukan
- Berikan Makanan Bergizi Seimbang
Penuhi kebutuhan energi dan nutrisi anak melalui makanan yang beragam. Pilih sumber protein seperti telur, ikan, ayam, tahu, dan tempe, serta lengkapi dengan sayuran, buah, dan makanan pokok. WHO menekankan pentingnya pola makan beragam untuk mendukung pertumbuhan sehat. - Biasakan Anak Aktif Bergerak
Ajak anak bermain, berjalan, bersepeda, atau melakukan aktivitas sesuai usianya. Anak usia 3–5 tahun perlu aktif sepanjang hari, sedangkan anak usia 6–17 tahun dianjurkan melakukan aktivitas fisik setidaknya 60 menit sehari. - Pastikan Anak Tidur Cukup
Tidur mendukung pertumbuhan, pemulihan tubuh, dan kesehatan metabolisme. Biasakan jadwal tidur teratur dan kurangi penggunaan gawai menjelang tidur. - Batasi Makanan Tinggi Gula
Kurangi minuman manis, makanan ringan tinggi gula, dan makanan ultra-proses. Utamakan air putih serta makanan segar atau minim proses untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak. - Terapkan Jadwal Makan Teratur
Sediakan makanan utama dan camilan bergizi sesuai kebutuhan anak. Hindari membiarkan anak terus-menerus ngemil hingga kehilangan nafsu makan saat waktu makan tiba. - Cukupi Kebutuhan Cairan
Biasakan anak minum air putih secara teratur, terutama setelah bermain dan beraktivitas. Kebutuhan cairan berbeda berdasarkan usia dan kondisi anak.
Agar nutrisi anak tercukupi dan terhindar dari stunting, konsumsi Madu88 Plus. Terbuat dari madu murni, ikan gabus dan ekstrak daun kelor, yang kaya akan protein, albumin, zat besi, vitamin dan mineral yang mendukung tumbuh kembang sel-sel otak dan fisik anak secara optimal dalam mencegah stunting.

