Stunting tidak terjadi secara tiba-tiba. Gangguan pertumbuhan biasanya berkaitan dengan kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, serta masalah pola makan dan pengasuhan dalam waktu lama. Karena itu, orang tua perlu mengenali tanda anak berisiko stunting sejak dini.
Berikut Tanda Anak Berisiko Mengalami Stunting
- Tinggi Badan Lebih Pendek dari Anak Seusianya
Anak terlihat jauh lebih pendek dibandingkan anak lain dengan usia yang sama. Tinggi atau panjang badan menurut umur merupakan indikator utama untuk menilai stunting. - Pertumbuhan Tinggi Badan Melambat
Pertumbuhan yang semakin lambat atau tidak mengikuti pola pertumbuhan yang seharusnya perlu diperhatikan. Pemantauan secara berkala membantu mendeteksi masalah ini lebih awal. - Berat Badan Sulit Bertambah
Berat badan yang rendah atau kenaikannya tidak sesuai usia dapat menjadi tanda adanya masalah gizi yang perlu diperiksa lebih lanjut. - Anak Tampak Lebih Kecil dari Usianya
Proporsi tubuh mungkin terlihat normal, tetapi anak tampak lebih muda atau lebih kecil dibandingkan anak seusianya. - Pertumbuhan Tulang dan Gigi Terlambat
Keterlambatan pertumbuhan tulang maupun gigi dapat menjadi salah satu tanda yang perlu diperhatikan orang tua. - Sering Mengalami Infeksi
Infeksi yang berulang dapat berkaitan dengan kekurangan gizi dan menjadi salah satu faktor yang menghambat pertumbuhan anak.
Agar nutrisi anak tercukupi dan terhindar dari stunting, konsumsi Madu88 Plus. Terbuat dari madu murni, ikan gabus dan ekstrak daun kelor, yang kaya akan protein, albumin, zat besi, vitamin dan mineral yang mendukung tumbuh kembang sel-sel otak dan fisik anak secara optimal dalam mencegah stunting.
![Waspada! Ini Tanda Anak Berisiko Mengalami Stunting yang Sering Diabaikan Orang Tua [Waktu Baca 2 Menit]](https://madu88plus.com/wp-content/uploads/2026/09/family-life-father-measuring-sons-height-600nw-2708696859.jpg)